PTT Lubricants
  • KENDARAAN PENUMPANG

    KENDARAAN PENUMPANG

    KENDARAAN NIAGA

    KENDARAAN NIAGA

    SEPEDA MOTOR

    SEPEDA MOTOR

    PERTAMBANGAN

    PERTAMBANGAN

    MANUFACTURING

    MANUFACTURING

    OTHERS

    OTHERS

    Otomotif

    Otomotif

    Industrial

    Industrial

  • Bengkel Rekanan
  • Rekomendasi Oli
  • PTT Lubricants Rilis Hi-Speed Scooter 10W-30 untuk Motor Matic

    PTT Lubricants Rilis Hi-Speed Scooter 10W-30 untuk Motor Matic

    PTT Lubricants Raih Penghargaan E-Commerce Growth PRMN 2025

    PTT Lubricants Raih Penghargaan E-Commerce Growth PRMN 2025

    PTT Performa Syntec Plus: Oli Mobil Bensin Modern Terbaik

    PTT Performa Syntec Plus: Oli Mobil Bensin Modern Terbaik

    PTT Lubricants Rilis Oli Tertinggi API SQ di Indonesia

    PTT Lubricants Rilis Oli Tertinggi API SQ di Indonesia

    4 Tanda Oli Transmisi Matic Harus Diganti Setelah Mudik

    4 Tanda Oli Transmisi Matic Harus Diganti Setelah Mudik

    Ini Penyebab Mobil Overheat Saat Mudik Jarak Jauh!

    Ini Penyebab Mobil Overheat Saat Mudik Jarak Jauh!

     Kenapa Mesin Mobil LCGC Lebih Sensitif Terhadap Oli? Ini Alasannya!

    Kenapa Mesin Mobil LCGC Lebih Sensitif Terhadap Oli? Ini Alasannya!

    Ini Alasan Oli Mesin Pada Mobil Tua Lebih Cepat Oksidasi!

    Ini Alasan Oli Mesin Pada Mobil Tua Lebih Cepat Oksidasi!

  • Sejarah

    Sejarah

    Visi & Misi

    Visi & Misi

    Fasilitas

    Fasilitas

    Analisa Pelumas

    Analisa Pelumas

    Inspeksi Onsite

    Inspeksi Onsite

    Inovasi dan Teknologi

    Inovasi dan Teknologi

  • Hubungi Kami
  • Karir

4 Tanda Oli Transmisi Matic Harus Diganti Setelah Mudik

Tips & Tricks2 hari yang lalu

4 Tanda Oli Transmisi Matic Harus Diganti Setelah Mudik

Setelah perjalanan mudik jarak jauh, banyak pemilik mobil hanya fokus mengganti oli mesin. Padahal, oli transmisi matic juga mengalami penurunan kualitas dan butuh perhatian khusus.

Selama mudik, mobil bekerja lebih berat mulai dari kondisi macet panjang (stop and go), suhu mesin yang meningkat, hingga beban kendaraan yang lebih berat. Nah, terkadang ini membuat oli transmisi lebih cepat panas, teroksidasi, dan kehilangan kemampuan pelumasan optimal.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan performa mobil menurun hingga berisiko kerusakan serius. Berikut beberapa tanda oli transmisi matic harus diganti setelah mudik:

1. Perpindahan Gigi Terasa Kasar atau “Jedug”

Ini tanda paling umum yang bisa dirasakan langsung oleh pengendara. Jika perpindahan gigi terasa tidak halus, ada hentakan saat berganti gigi bahkan terasa nyentak saat berjalan lambat. Hal ini terjadi karena oli transmisi sudah menurun kualitasnya dan tidak mampu melumasi komponen dengan baik. 

2. Mobil Selip Saat Akselerasi

Saat RPM sudah naik namun mobil terasa lambat, tarikan seperti tertahan, dan respon gas yang tidak sebanding dengan laju mobil. Ini disebut selip karena oli transmisi sudah kotor, kehilangan daya cengkeram, atau volume oli berkurang, sehingga tekanan hidrolik ke kampas kopling melemah.

3. Getaran Saat RPM Rendah

Saat melaju dengan RPM rendah, mobil akan muncul getaran halus terutama saat macet stop and go. Ini tanda jika oli transmisi sudah tidak bisa meredam getaran dengan optimal

4. Warna Oli Menghitam dan Bau Terbakar

Oli transmisi normalnya berwarna merah muda hingga merah cerah. Jika sudah menghitam, keruh, bahkan bau gosong. Itu tanda sudah harus diganti dan tidak bisa melumasi komponen. 

Setelah mudik, jika mobil terasa lebih cepat panas dari biasanya, selain cairan air radiator dan oli mesin, salah satu penyebabnya bisa dari oli transmisi yang sudah tidak mampu menjaga suhu kerja tetap stabil.

Kapan Sebaiknya Ganti Oli Transmisi Setelah Mudik?

Secara umum pergantian oli transmisi bisa dilakukan per 20.000 – 40.000 km atau sekitar 1-2 tahun sekali. Jika jarak tempuh mudik cukup jauh hingga ratusan km, lakukan pengecekan secara rutin dan kenali tanda-tanda diatas. 

Perhatikan juga jadwal pergantian oli transmisi sebelumnya. Usahakan lakukan kuras total transmisi setelah perjalanan jauh dan ekstrem terutama saat oli transmisi sebelumnya sudah mengalami penurunan kualitas dan melewati batas interval.

Jangan tunggu muncul gejala berat seperti jedug parah atau selip ekstrem ketika sedang berkendara. Hal ini bisa membahayakan saat berkendara jika tiba-tiba transmisi mobil selip total sehingga mobil kehilangan tenaga atau mogok di tengah jalan.