Ini Alasan Oli Mesin Pada Mobil Tua Lebih Cepat Oksidasi!
Tips & Tricks•seminggu yang lalu

Beberapa pengguna mobil tua merasa oli mesin lebih cepat teroksidasi setelah usia pakai kendaraan melewati 10 tahun. Warna oli yang cepat menghitam, teksturnya mengental, bahkan performanya menurun meskipun baru digunakan dalam jarak tempuh singkat. Tidak sedikit juga yang mengira bahwa faktor salah pemilihan oli mempengaruhi permasalahan tersebut.
Kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh kualitas oli, melainkan dipengaruhi oleh faktor teknis pada mesin yang sudah berumur. Lalu, apa sebenarnya penyebab oli pada mobil tua lebih cepat mengalami oksidasi?
Apa Itu Oksidasi Oli Mesin?
Oksidasi adalah reaksi kimia antara oli, panas, dan oksigen saat mesin bekerja. Proses ini menyebabkan struktur oli berubah sehingga kualitas pelumasannya menurun.
Dampak dari oksidasi antara lain:
Oli menjadi lebih kental
Warna cepat menggelap
Terbentuk sludge atau kerak
Perlindungan komponen mesin berkurang
Mobil tua memang secara alami lebih rentan karena semakin berat beban kerja mesin maka semakin cepat proses oksidasi terjadi.
Kenapa Mobil Tua Lebih Cepat Mengalami Oksidasi Oli?
1. Suhu Mesin Lebih Panas
Usia pakai kendaraan mempengaruhi kinerja pendinginan mesin yang semakin menurun, gesekan komponen yang tinggi dan panas berlebih mempercepat reaksi kimia pada oli dan lebih cepat mengental.
2. Celah Komponen Renggang
Ring piston, silinder, dan komponen internal yang aus membuat celah mesin semakin besar. Akibatnya, terjadi blow-by gas yaitu gas sisa pembakaran masuk ke ruang oli. Gas ini membawa karbon dan kotoran yang mempercepat oksidasi.
3. Penumpukan Kerak dan Sludge
Sisa pembakaran dan residu oli lama yang menumpuk di dalam mesin dapat bercampur dengan oli baru. Akibatnya, oli yang baru diganti pun terlihat cepat kotor. Pada mesin yang sudah berkerak, penggunaan oli jenis apa pun akan selalu oksidasi.
4. Oli Tidak Tahan Panas
Oli dengan base oil dan aditif yang kurang stabil cenderung lebih mudah terurai saat terkena suhu tinggi. Akibatnya, viskositas menurun, pelumasan tidak optimal, dan proses oksidasi berlangsung lebih cepat.
Oli Cepat Oksidasi? Ini Solusinya!
Untuk mengurangi risiko oksidasi berlebih, perawatan tidak cukup hanya dengan mengganti oli secara rutin. Diperlukan langkah tambahan agar kondisi mesin tetap bersih dan pelumasan bekerja optimal.
Beberapa hal yang disarankan antara lain:
Melakukan flushing oil untuk membersihkan kerak dan sludge
Menggunakan oli dengan aditif antioksidan dan detergent yang kuat
Memilih viskositas yang stabil untuk mesin berumur
Memperpendek interval penggantian oli
Oli yang cepat teroksidasi pada mobil tua merupakan kondisi yang umum terjadi, namun dapat diminimalkan dengan perawatan yang tepat. Membersihkan mesin dan menggunakan oli berkualitas tinggi adalah kunci untuk menjaga performa serta memperpanjang usia pakai kendaraan.
Dengan PTT Flushing oil dan PTT Performa HE 10W40 sebagai solusi perlindungan ekstra bagi mesin mobil bensin yang telah berumur.
























