Sering Kena Macet Bikin Oli Mesin Mobil Cepat Habis
Tips & Tricks•3 minggu yang lalu

Macet: Mesin Mobil Tetap Hidup Tapi Pelumasan Menurun
Mobil harian yang setiap hari kena macet di jalan menyebabkan oli mesin terasa lebih cepat berkurang atau performanya menurun, padahal jarak tempuh tidak seberapa. Banyak pemilik mobil mengira hal ini disebabkan oleh kebocoran atau usia mesin, padahal pola berkendara stop and go di lalu lintas padat juga berperan besar. Faktanya, mobil yang sering terjebak macet membuat oli mesin bekerja lebih berat dibandingkan penggunaan di jalan yang lancar.
Kenapa Macet Bikin Oli Mesin Cepat Habis?
Saat macet, mesin mobil tetap menyala meskipun kendaraan nyaris tidak bergerak. RPM mesin naik-turun, AC dan kipas pendingin terus bekerja, sementara aliran udara ke ruang mesin sangat terbatas. Dalam kondisi ini, oli mesin tetap bersirkulasi dan melumasi komponen mesin, namun harus bekerja lebih lama dengan pendinginan yang kurang optimal.
Suhu mesin yang cenderung lebih tinggi membuat oli lebih cepat mengalami penurunan kualitas. Oli yang terus terpapar panas berlebih berisiko menguap dan kehilangan kekentalannya, sehingga kemampuan pelumasan menurun dan volume oli terasa lebih cepat berkurang.
Selain itu, kemacetan identik dengan pola berkendara stop and go. Mesin berulang kali berpindah dari kondisi idle ke akselerasi ringan, menciptakan beban kerja yang tidak stabil. Dalam jangka panjang, kondisi ini mempercepat degradasi oli dibandingkan berkendara dengan kecepatan konstan.
Dampak Kemacetan Terhadap Mesin Kendaraan
Beberapa efek kemacetan yang sering tidak disadari antara lain:
Idle terlalu lama, yang bisa memicu pembakaran tidak sempurna dan membuat bahan bakar bercampur ke dalam oli sehingga oli menjadi lebih encer.
Jam kerja mesin lebih panjang, meskipun jarak tempuh pendek. Menempuh 10 km di jalan macet bisa memakan waktu jauh lebih lama dibanding jalan lancar.
Tekanan panas berulang, yang mempercepat penurunan daya lindung oli.
Karena itu, sering macet merupakan salah satu faktor yang membuat oli mesin terasa lebih cepat habis. Meski demikian, faktor lain seperti usia mesin, kondisi seal dan ring piston, kualitas oli, serta kebiasaan telat ganti oli juga tetap berpengaruh.
Solusi untuk Mobil Harian Stop and Go
Untuk mobil bensin yang digunakan harian dengan mobilitas tinggi di perkotaan, pemilihan oli yang sesuai sangat penting. PTT Performa Syntec Plus dengan teknologi EVOTEC dirancang untuk menghadapi kondisi stop and go, membantu menjaga efisiensi bahan bakar, memiliki ketahanan tinggi terhadap panas dan beban kerja mesin, serta lebih ramah lingkungan dengan membantu mengurangi emisi di area perkotaan.
PTT Performa Syntec Plus tersedia dalam dua pilihan viskositas, yaitu SAE 5W-30 untuk performa mesin yang lebih ringan dan efisien, serta SAE 10W-40 untuk perlindungan ekstra pada mesin dengan karakter kerja lebih berat. Dengan oli yang tepat, performa mesin tetap terjaga meskipun harus menghadapi kemacetan setiap hari.
























